fbpx

Muncak Beu PJ Bupati Kuningan, Rencanakan Revitalisasi Jalur Pendakian Ciremai

RADARPRIANGAN.ID – KUNINGAN – Kegiatan Muncak Beu bersama Pj. Bupati Kuningan, Dr. Drs. H. Raden Iip Hidajat, M.Pd yang diikuti oleh 100 lebih pendaki terdiri dari Pejabat Eselon II dan ASN lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, Perwakilan Polres Kuningan, Kodim 0615 Kuningan, Aktivis Lingkungan, serta masyarakat umum. Menjadi pertanda dibukanya Festival Ciremai, satu dari sekian  agenda Calendar of Event Kabupaten Kuningan Tahun 2024.

“Didampingi oleh Camat, Kepala Dinas dan lainnya naik ke atas (puncak). i momen bahagia karena mereka juga harus mengenal Ciremai, tidak hanya tahu karena sebatas melihat, tapi juga ikut menjalani karena selama perjalanan akan banyak pengalaman, banyak yang dilihat,” ujar Iip Hidajat di Pos Pendakian Ciremai via Palutungan, Sabtu (01/06/2024).

Menurutnya, dengan muncak ke Gunung Ciremai para pendaki, para pejabat Eselon dan ASN di lingkup Pemerintah Daerah Kab. Kuningan diharapkan dapat memahami apa yang harus dilakukan dalam menjaga dan melestarikan lingkungan. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam mengimplementasikan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Kuningan sebagai Kabupaten Konservasi.

“Bagaimana kita ke depannya bisa ngarawat, ngaruwat, dan ngarumat lingkungan. Karena hari ini kita punya mata air yang bagus, apakah sepuluh dua puluh tahun kedepan masih utuh atau tidak? Maka, hari inilah waktunya kita memulai,” ujar Iip Hidajat didampingi sang Istri, Hj. Susi Widyawati, S.Sos.

Agenda lainnya Pj. Bupati bersama para pendaki juga akan meresmikan beberapa tempat yang telah direvitalisasi dan tugu/monumen di puncak Gunung Ciremai sebagai penanda titik tertinggi di Jawa Barat. Selain itu rangkaian kegiatan ini juga dalam rangka menyambut Hari Lingkungan Hidup yang diperingati setiap tanggal 5 Juni.

“Perjalanan ini kita akan melihat ada beberapa tempat yang di revitalisasi seperti di Cigowong, kemudian di Pos 6 ada shelter yang kita bangun, dan di puncak ada tugu penanda ketinggian Ciremai yang sudah selesai, kita tinggal meresmikan saja, kebetulan ada CSR dari Bank BJB,” imbuhnya.

Rangkaian kegiatan diantaranya Gerakan Sapu Gunung (GSG), Installation Art Competition & Painting Exhibition, Ciremai Discussion Summit Pelestarian Ciremai, Pasar Rakyat, Pasar Sisi Leuweung, Push Bike, Launching Kurikulum Muatan Lokal (Mulok) Pelestarian Ciremai, Launching Kuningan Go Green, Kemah Konservasi, Kuningan Run, Fam Trip From Malaysia, Fun Hiking dan berbagai acara menarik lainnya. Festival Ciremai berlangsung mulai tanggal 31 Mei hingga 9 Juni 2024.  Hal tesebut disampaikan Kepala Disporapar Kabupaten Kuningan, Carlan, S.Pd., M.MPd.

“Opening Ceremony sendiri akan dilaksanakan pada tanggal 8 Juni 2024 di Open Space Gallery (OSG) Linggajati sekaligus Launching Kurikulum Muatan Lokal Pelestarian Ciremai,” pungkas Elon sapaan akrabnya.

Editor : Zam-zam
Kontributor: Rojik